Tampilkan postingan dengan label Corner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Corner. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 April 2013

Anak Pertama Fabregas Lahir

 
Barcelona - Cesc Fabregas sedang bahagia. Fabregas baru saja dikaruniai anak pertama yang berjenis kelamin perempuan. Gelandang Barcelona itu menamainya Lia Fabregas Semaan.

Lia lahir di Barcelona pada Rabu (10/4/2013). Dia lahir tak lama setelah tim yang dibela ayahnya bermain imbang 1-1 dengan Paris Saint-Germain di Liga Champions.

Lia adalah putri pertama Fabregas dari hasil hubungan dengan Daniella Semaan. Daniella, yang berusia 12 tahun lebih tua daripada Fabregas, sebelumnya memiliki dua orang anak dari pernikahannya dengan Elie Taktouk.

"Kemarin adalah hari paling membahagiakan dalam hidup saya. Putri kami Lia Fabregas Semaan lahir. Dia dan Daniella dalam kondisi sangat baik," demikian kicau Fabregas lewat akun Twitter-nya.

Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah pemain Barca dikaruniai anak pertama dan resmi menjadi seorang ayah. Sebelum Fabregas, ada Pedro Rodriguez, Gerard Pique, dan Lionel Messi yang lebih dulu mengalaminya. Victor Valdes dan David Villa baru-baru ini juga punya anak meski bukan untuk pertama kalinya.

Rabu, 10 April 2013

'Man vs Machine', Saat Messi Berduel dengan RoboKeeper

 

Tokyo - Lionel Messi saat ini dikenal sebagai salah satu pemain top dunia yang sudah meraih sederet rekor di dunia sepakbola. Tetapi ia rupanya sedikit kesulitan juga ketika harus berhadapan dengan seorang lawan yang tidak terdiri dari darah dan daging.

Lawan yang kali ini dihadapi si pemain Barcelona asal Argentina adalah seorang kiper robot. Momen unik ini dihadirkan oleh sebuah stasiun televisi Jepang di suatu segmen spesial bertajuk 'Man vs Machine' yang menghadirkan skenario adu penalti.

RoboKeeper, begitu kiper robot itu disebut. Dilaporkan Dead Spin sebagai hasil rancangan dari Jerman, robot tersebut menggunakan sepasang kamera untuk mengikuti pergerakan bola dan kemudian bereaksi dengan amat cepat untuk menghalau eksekusi penalti.

Lalu, dimulailah duel Manusia kontra Mesin, Messi versus RoboKeeper. Messi diberi tiga kesempatan guna bikin gol dari titik putih untuk dinyatakan menang atas RoboKeeper.

Tendangan pertama, Messi membidik ke arah kanan bawah, alias sisi kiri arah kiper. Bola melaju kencang dengan kecepatan 126 km per jam menuju sudut gawang, meski RoboKeeper memperlihatkan reaksi jitu saat bergerak ke arah bola tendangan Messi.

Pada tendangan kedua, Messi memilih sisi gawang sebaliknya. Ia membidik ke arah pojok kiri atas gawang, lalu menyepak keras-keras bola yang kemudian melaju dengan kecepatan 132 km per jam menuju sasaran.

Menghadapi tendangan itu, si kiper robot sekali lagi bereaksi ke arah yang tepat meski tak kuasa membendung bola tendangan Messi. Sayangnya, bola juga cuma membentur tiang gawang alias tak masuk.

Setelah dua kali gagal mengirim bola melewati RoboKeeper, kesempatan terakhir untuk Messi pun tiba. Belajar dari tembakan sebelumnya, Messi--yang musim ini sukses mengonversi empat tendangan penaltinya menjadi gol di La Liga--pun memilih sudut yang mirip dengan tendangan keduanya, meski ia kini membidik sedikit ke dalam.

Messi lantas menyepak bola, yang kemudian tercatat melaju dengan kecepatan 133 km per jam, dan RoboKeeper sekali lagi bereaksi tepat ke arah datangnya bola. Bola lantas mengenai ujung-ujung "tangan" si robot, meski tetap meluncur masuk ke gawang.

Seperti lazimnya pesepakbola setelah bikin gol, Messi pun terlihat kegirangan setelah akhirnya menaklukkan RoboKeeper. Dengan memamerkan senyum lebar, ia pun berlari-lari merayakan kemenangannya tersebut. Penasaran dengan duel 'Manusia versus Mesin' itu? simak videonya disini

Sabtu, 06 April 2013

Bocoran Jersey Barcelona Musim 2013/14

Barcelona - Menjelang berakhirnya La Liga Spanyol musim 2012/13, jersey bocoran Barcelona untuk musim mendatang sudah banyak beredar di dunia maya.

Footy Headlines mengeluarkan beberapa gambar jersey kandang dan tandang milik El Barca yang akan digunakan Lionel Messi dkk untuk musim 2013/14.

Khusus jersey away, Barcelona akan tampak mencolok di musim depan dengan striping merah-kuning yang merupakan simbol bendera Catalunya, yang sering disebut Senyera.

Seperti diketahui, simbol garis merah-kuning ini memiliki nilai sejarah dan merupakan simbol perlawanan bagi masyarakat di wilayah Catalunya yang ingin merdeka dari Spanyol.

Sementara itu, pada jersey kandang, warna biru dan merah tetap akan mendominasi. Kerah V-Neck bewarna kuning tampak menyala dan bakal melingkari leher para pemain.
Jersey ini masih disuplai oleh Nike. Untuk sponsor yang tertera di bagian dada pemain, akan melekat nama Qatar Airways menggantikan Qatar Foundation, yang merupakan cabang dari Qatar Sports Investment (QSI).
 
Qatar Airways menjadi maskapai penerbangan pertama yang mampu menjadi sponsor utama Barca. Pergantian sponsor tersebut masih termasuk dalam perjanjian Barcelona dengan QSI. Kerjasama antara Qatar Airways dan Barcelona ini sendiri akan berlangsung selama tiga tahun hingga musim panas 2016.

Meski demikian, kebenaran dari kedua jersey home dan away Barca ini belum bisa dipastikan setelah belum ada pernyataan resmi dari pihak klub maupun Nike.

Bagaimana menurut Anda komposisi, warna, dan desain jersey Blaugrana ini?

Pedro Jadi Ayah

Barcelona - Kabar bahagia diterima penyerang Barcelona, Pedro Rodriguez. Hidup Pedro kini semakin lengkap dengan hadirnya seorang putra yang akan mengisi hari-harinya.

Pedro dikaruniai seorang bayi laki-laki pada Kamis (4/4/2013) waktu setempat. Bayi tersebut diberi nama Bryan dan merupakan hasil hubungan Pedro dengan pasangannya, Carol.

"Hari ini di Barcelona putra saya Bryan dilahirkan, dan dia fenomenal begitu juga dengan ibunya. Ini adalah hari yang sangat membahagiakan untuk keluarga saya," demikian pernyataan Pedro yang dilansir situs resmi Barca.

Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah pemain Barca dikaruniai anak pertama dan resmi menjadi seorang ayah. Sebelum Pedro, ada Victor Valdes, Gerard Pique, dan Lionel Messi yang lebih dulu mengalaminya.

Pedro saat ini sedang dalam masa pemulihan dari cedera betis. Pesepakbola berusia 25 tahun itu sudah absen pada laga akhir pekan lalu kontra Celta Vigo dan masih diragukan tampil untuk laga melawan Mallorca, Sabtu (6/4/2013). 
 
Felicidades pedro.

Selasa, 15 Mei 2012

Messi Tanggung Biaya Pengobatan Bocah Cilik Maroko

Barcelona - Kemuliaan hati seorang Lionel Messi kembali terpancar dan kali ini ia menanggung seluruh biaya pengobatan seorang bocah kecil asal Maroko.

Seorang bocah berusia 12 tahun bernama Waleed Kashash didiagnosa menderita GHD atau Growth Hormone Deficiency - penyakit yang dulu pernah diderita bintang Barcelona tersebut.

Ia pun bermimpi untuk menjadi seorang pesepak bola, namun biaya pengobatan yang besar terancam membunuh impiannya, sebelum seorang wanita bernama Soad al-Affani memutuskan mengabarkan derita Waleed pada Messi.

Messi pun turun tangan dan bersedia menutup biaya pengobatan bocah tersebut senilai 300 dirham atau sekitar 208 euro setiap 15 hari, hingga enam tahun ke depan atau saat nanti ia berusia 18 tahun.

Kapten timnas Argentina itu bahkan mengambil foto dirinya memegang t-shirt Waleed sembari menuliskan pesan cinta dan dorongan moril agar bocah cilik tersebut kuat menjalani kehidupannya.

GHD sendiri adalah penyakit langka yang menyerang sekitar satu dari 3800 kelahiran, sementara di usia dewasa, gejalanya bisa dirasakan sekitar 10 dari sejuta jiwa.

Sabtu, 12 Mei 2012

Anak-Anak di Cina Diuntungkan Kerjasama UNICEF-Barca

Anak-anak di Cina Diuntungkan Kerjasama UNICEF-Barca
BarcelonaDalam sebuah even yang digelar di Camp Nou, Jumat (11/5), FC Barcelona Foundation dan UNICEF berjanji akan meningkatkan bantuan terhadap jutaan anak di dunia lewat olahraga serta pendidikan.

Barcelona menyumbangkan total 1,5 juta Euro per tahun untuk menyokong UNICEF membantu jutaan anak dari 16.000 sekolah di empat negara, yaitu Brasil, Cina, Ghana dan Afrika Selatan.

Sejak 2006, Barcelona telah membantu menyebarkan pesan tentang masalah anak-anak kepada dunia global dengan memasang brand UNICEF di kostum mereka. Tahap kedua dari kerjasama mereka ini akan menguntungkan anak-anak di Cina untuk pertama kalinya.

75 anak sekolah, Ramon Pont (Wapres Barcelona Foundation), Anthony Lake (Direktur Eksekutif UNICEF), dan Marc Bartra (perwakilan pemain Barcelona) bertemu untuk membahas pentingnya olahraga dalam kehidupan anak-anak.

UNICEF menilai, olahraga berperan besar dalam perkembangan fisik serta memberi mereka pelajaran tentang berbagai aspek dasar dalam hidup, seperti kedisiplinan, kepemimpinan, kerjasama tim, kejujuran, dan rasa saling menghargai.

Lebih dari 5.000 guru serta pelatih di empat negara tersebut rencananya diberi bimbingan khusus, dan olahraga serta nilai-nilainya akan dimasukkan dalam program sekolah. Selain itu, sekolah-sekolah juga akan diberi bantuan infrastruktur terbaik sebagai sarana pendukungnya.

Kamis, 10 Mei 2012

PSSI Akan Datangkan Messi?

Jakarta - Belum selesai euforia akan hadirnya tim Italia, Internazionale pada 24-26 Mei nanti ke Indonesia. Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin membuat kejutan dengan kabar akan mendatangkan Messi bersama Timnas Argentina ke tanah air.

Hal itu, ia ungkapkan usai meresmikan pemusatan latihan Timnas U-14. Pada kesempatan tersebut, Djohar Arifin mengatakan bahwa dirinya telah bertemu dengan perwakilan sekaligus agen Timnas Argentina yang mengatakan bahwa Timnas Argentina akan berkunjung ke Indonesia.

"Kemarin malam saya bertemu dengan perwakilan Timnas Argentina. Timnas Argentina dengan Messi akan datang ke Indonesia," kata Djohar.

Meskipun begitu, Djohar masih enggan berbicara mengenai kapan rencana tersebut akan terwujud. Pasalnya, PSSI masih akan menindaklanjuti rencana tersebut dengan bertemu dengan Presiden AFA (Federasi Sepakbola Argentina) saat Kongres FIFA di Budapest, Hungaria.

"Waktunya masih diatur dan itu terpulang dari mereka. Pada prinsipnya, kalau tahun ini kami siap, tahun depan juga siap," ujarnya.

Taklukkan Bilbao 3-0, Atletico Juara Europa League 2012

Bucharest - Atletico Madrid tampil sebagai juara Liga Europa musim 2011/2012 setelah mengalahkan Athletic Bilbao di babak final. Dua gol Radamel Falcao dan satu gol Diego Ribas memberi kemenangan 3-0 untuk Atletico.

Bermain di Bucharest Nationala Stadium, Kamis (10/5/2012) dinihari WIB, Atletico sudah unggul di menit ketujuh lewat sepakan melengkung Falcao. Atletico menutup paruh pertama dengan keunggulan 2-0 setelah Falcao mencetak gol di menit ke-34.

Memasuki babak kedua, Bilbao terus mengurung pertahanan Atletico untuk mengejar ketertinggalan. Namun Atletico justru mampu menambah gol dan memastikan kemenangan 3-0 setelah Diego mencetak gol di menit ke-85.

Jalannya Pertandingan
Atletico membuka peluang di menit kedua. Sundulan Adrian Lopez menyambut umpan dari sisi kiri masih menyamping di sisi kanan gawang Bilbao.

Lima menit kemudian, Falcao memberi keunggulan untuk Atletico. Sepakan melengkungnya dari sisi kanan kotak penalti meluncur ke pojok gawang Bilbao.

Tertinggal satu gol, Bilbao mencoba membangun serangan dari sisi kiri. Tapi pergerakan Muniain berhasil dipotong oleh Juanfran sebelum memasuki kotak penalti.

Di menit ke-18, Bilbao mendapat peluang emas di depan gawang Atletico. Sial bagi Llorente, sepakannya menyambut umpan dari Susaeta masih melebar tipis di sisi kiri gawang Atletico.

Muniain! Tembakannya dari luar kotak penalti di menit ke-23 masih mampu ditepis oleh Courtois.

Atletico menambah keunggulannya di menit ke-34. Falcao sekali lagi mencatatkan namanya di papan skor. Usai menerima umpan terobosan di dalam kotak penalti, Falcao mengecoh pemain belakang Bilbao dan melepaskan tembakan keras di depan gawang. Atletico 2 Bilbao 0.

Memasuki babak kedua, Bilbao langsung mengambil inisiatif serangan. Pergerakan Muniain dari sisi kanan diakhiri dengan umpan ke kotak penalti. Namun umpan Muniain berhasil dipotong oleh Miranda dan hanya menghasilkan sepak pojok bagi Bilbao.

Lima menit berselang, giliran Diego yang membahayakan gawang Bilbao. Menerima umpan lambung, Diego membawa bola masuk ke dalam kotak penalti. Tapi tembakannya dari sisi kiri masih melebar.

Atletico kembali mendapat peluang di menit ke-54. Sepakan Gabi dari luar kotak penalti sempat membentur pemain belakang Bilbao. Tapi Iraizoz tak kesulitan untuk mengamankan bola.

Bilbao balik mengancam lima menit kemudian lewat Inigo Perez. Namun eksekusi tendangan bebasnya yangia arahkan ke pojok kanan gawang masih mampu ditepis oleh Courtois.

Peluang untuk Bilbao kembali hadir di menit ke-70. Iraola melepaskan umpan ke dalam kotak penalti dan tak mampu dijangkau oleh Llorente. 

Tapi bola jatuh ke kaki Ibai Gomez. Sial baginya, sepakan colinya masih melambung di atas mistar gawang Atletico.

Bilbao yang mengejar ketertinggalan terus melancarkan serangan. Kali ini giliran Susaeta yang melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Sempat mengenai pemain Atletico, bola sepakan Ssaeta melebar tipis dari gawang Courtois.

Atletico yang lebih banyak mengandalkan serangan balik mendapat peluang di menit ke-79. Setelah mengecoh pemain belakang Bilbao, Arda Turan melepaskan tembakan yang terlalu lemah dan mampu diamankan oleh Iraizoz.

Sebuah kemelut di depan gawang Atletico belum mampu memberi gol untuk Bilbao. Sepakan keras Susaeta dari sisi kanan masih mampu diselamatkan oleh Courtois yang tampil baik dalam pertandingan ini.

Falcao kembali menghadirkan ancaman bagi pertahanan Bilbao. Setelah mampu melewati Javi Martinez, Falcao melepaskan tembakan ke sisi kanan. Sial baginya, bola masih membentur tiang.

Gol! Diego Ribas memperlebar keunggulan Atletico di menit ke-85. Berawal dari sebuah serangan balik, Diego mengelabui tiga pemain belakang Bilbao dan melepaskan tembakan yang merobek gawang Iraizoz.

Susunan Pemain
Atletico Madrid: Courtois, Juanfran, Godin, Miranda, Filipe Luis, Mario Suarez, Gabi, Diego, Adrian, Turan, Falcao.

Athletic Bilbao: Iraizoz, Iraola, Javi Martinez, Amorebieta, Aurtenetxe (Ibai Gomez46'), Ander Herrera (Toquero 63'), Iturraspe (Inigo Perez 46'), De Marcos, Susaeta, Llorente, Muniain.

CONGRATULATIONS ATLETICO de MADRID !!!

Noel Gallagher : Jika Jadi Pesepakbola, Saya Akan Seperti Messi

Manchester - Noel Gallagher dalam beberapa kesempatan menyebut dirinya sangat mengidolai Lionel Messi. Jika garis nasib mengarahkan dirinya sebagai pesepakbola, pentolan Oasis itu yakin dirinya akan seperti Messi.

Pernyataan tersebut dilontarkan Noel saat dirinya menggelar konser di Argentina, beberapa hari lalu. Di depan penonton yang hadir, dia menyebut dirinya punya beberapa persamaan dengan Messi.

"Jika saya adalah pemain sepakbola, maka saya akan menjadi seperti Messi," seru Noel seperti diberitakan Mundodeportivo.

"Dia tumbuh di jalanan dan jadi salah satu pesepakbola terbaik. Ada anak-anak kaya, yang datang entah dari mana, dan orang-orang seperti saya bisa merasa dikenali, karena saya datang bukan dari mana-mana," lanjut musisi asal Inggris itu.

Dalam pernyataannya kemudian, Noel juga menyebut kalau Argentina punya dua pemain terbaik dunia yakni Messi dan Diego Maradona. Dengan nama yang disebut terakhir, Noel sudah bertemu langsung di Etihad Stadium, saat Manchester City menundukkan Manchester United 1-0.

Menjadi fans berat City, Noel juga mengagumi bakat-bakat pemain asal Argentina. Itu karena di The Citizens ada dua anggota skuad 'Tango' yang jadi pilar yakni Carlos Tevez dan Sergio Aguero.

"Jika Maradona adalah seorang musisi, saya akan katakan kalau dia akan menjadi selebritas yang terkenal bersama Band Oasis," tuntas Noel.

Sabtu, 05 Mei 2012

Selain Xabi, Van der Sar & Fabregas Juga Akan ke Jakarta


Jakarta - Bulan Juni dan Juli ini Jakarta akan diramaikan dengan kedatangan pemain-pemain sepakbola internasional. Selain Xabi Alonso, seperti yang diwartakan sebelumnya, Edwin van der Sar dan Cesc Fabregas pun juga direncanakan datang.

Van der Sar, mantan kiper timnas Belanda yang pernah membela sejumlah klub besar Eropa, menjadi yang pertama menyambangi Jakarta. Rencananya, ia akan datang pada 16 dan 17 Juni.

Fabregas, bintang Barcelona dan timnas Spanyol, menyusul kemudian pada tanggal 3-6 Juli. Sementara Xabi yang merupakan kompatriot Fabregas di timnas dan juga andalan klub Real Madrid dijadwalkan datang pada 7-8 Juli.

Kedatangan Van der Sar dan Fabregas tersebut berkaitan dengan promo produk Biskuat. Sedangkan kedatangan Xabi berkaitan dengan promo dari produk Kacang Dua Kelinci.

Dalam rilis yang diterima detikSport, Munial Sport Group (MSG) selaku pihak promotor menyebut akan memberi kesempatan untuk penggila sepakbola agar bisa bertatap langsung dengan ketiga pemain tersebut dalam beberapa rangkaian acara, di antaranya Meet and Greet. (detiksport)

Sabtu, 21 April 2012

8 Pemain Top yang Pernah Berkostum Barca - Madrid


Meskipun Real Madrid dan Barcelona adalah musuh besar dan rival abadi, banyak pula pemain yang pernah mengenakan kostum kedua tim tersebut, walaupun risiko dicap pengkhianat.

Dari sekitar 30-an pemain yang pernah berseragam Los Blancos dan Azulgrana, berikut ini delapan di antaranya:


Bernd Schuster

Direkrut dari FC Koln di awal musim 1980, Schuster lalu menjadi pemain andalan Barcelona. Dia bertahan selama delapan musim dengan torehan 63 gol dalam 170 pertandingan.

Selama membela Los Cules, pria asal Jerman itu menyumbang masing-masing satu gelar La Liga, Piala Winner, dan Supercopa Espana. Gelar lain yang disumbangkan oleh Schuster adalah dua piala Copa de la Liga, dan tiga kal juara Copa del Rey.

Schuster yang menjadi pemain pujaan Barcelonistas saat itu membuat keputusan mengejutkan saat menerima tawaran Real Madrid di musim 1988/1989.

Bersama Los Blancos, Schuster juga bermain tak kalah bagus dengan menyumbangkan empat gelar hanya dalam dua musim. Gelar-gelar itu yakni, dua kali juara La Liga, serta sekali Copa del Rey dan Supercopa de Espana.

Setelah menjadi pelatih, Schuster juga pernah menangani 'Si Putih' hampir dua musim dengan menyumbangkan gelar La Liga 2007/2008 dan Supercopa de Espana tahun 2008.

Gheorghe Hagi

Pemain yang berjuluk 'Maradona dari Carpathian' ditebus oleh Real Madrid dari Steaua Bucuresti seharga 4,3 juta dollar Amerika. Hanya bermain selama dua musim, Hagi cuma menyumbang satu Piala Supercopa Espana di tahun 1990 bagi Madrid.

Hagi yang dicap gagal karena cuma bisa menyumbangkan 16 gol dalam dua musim lalu dilego ke klub Italia, Brescia

Seusai meruput di Italia, Hagi kembali ke Spanyol, untuk memperkuat Barcelona. Uniknya, pria asal Rumania itu mengulang prestasi yang sama seperti saat memperkuat Madrid.

Hagi hanya mempersembahkan satu gelar Supercopa Espana pada 1995 dan cuma dua musim mengenakan seragam Azulgrana

Michael Laudrup

Laudrup menjadi bagian penting kejayaan Barcelona saat ditangani oleh Johan Cruijff. Bersama Ronald Koeman dan Hristo Stoichkov, dia menjadi kunci kesuksesan Los Cules dari kurun dalam kurun waktu 1989-1994.

Mantan pemain yang kini menjadi pelatih Real Mallorca itu menyumbang sembilan gelar bagi Barca. Rinciannya, empat gelar La Liga, dua Spanish Super Cup, serta sekali Copa del Rey, Liga Champions dan Piala Super Eropa.

Laudrup yang berselisih dengan Cruijff, lalu menyeberang ke rival abadi Real Madrid di musim 1994/1995. Pria asal Denmark itu lalu membuktikan diri dengan mengantarkan Los Blancos dengan merebut gelar La Liga dari Barca di musim pertamanya.

Satu catatan unik dimiliki oleh Laudrup dalm duel El Clasico. Dia pernah menjadi bagian Barca saat menang telak 5-0 atas Madrid di musim 1993/1994. Sebaliknya dia juga pernah memimpin 'Si Putih' menundukkan Azulgrana dengan skor yang sama di musim berikutnya. 

Luis Enrique

Mantan pemain yang kini menangani AS Roma ini pernah memperkuat Real Madrid selama lima musim lalu melanjutkan karirnya dengan menyeberang ke Barcelona.

Dalam rentang waktu tahun 1991-1996, Enrique bermain sebanyak 157 kali dengan torehan 15 gol. Dia juga menyumbangkan satu gelar La Liga (1994/1995), Copa del Rey (1992/1993), dan Supercopa de Espana (1993).

Sementara saat mememperkuat Los Cules delapan tahun sejak musim 1996/1997, Enrique menyumbang Sepasang piala La Liga dan Copa del Rey. Yang kemudian dilengkapi dengan tiga gelar tambahan Supercopa de Espana, Piala super Eropa, dam Piala Winners. 

Luis Figo

Kepindahan Figo dari Barcelona ke Real Madrid sangat menyakitkan bagi pendukung tim. Barcelonistas melampiaskan kejengkelan itu dengan melempar kepala babi saat dia kembali ke Camp Nou untuk pertama kalinya.

Pria kebangsaan Portugal itu punya catatan yang apik baik saat memperkuat Los Cules ataupun Los Blancos. Bagi kedua klub dia menyumbang jumlah piala yang sama yaitu masing-masing tujuh piala. 

Ronaldo

Ronaldo Luis Nazario de Lima hanya setahun memperkuat Barcelona pada musim 1996/1997. Namun, dia mencetak presatsi gemilang dengan menrehkan treble winnerssaat berhasil memenangi Copa del Rey, Piala Winners, dan juga Supercopa de Espana.

Ronaldo yang sempat mencoba bermain ke Liga Italia dengan bergabung bersama Inter Milan, lima musim kemudian kembali ke Spanyol namun bergabung ke Real Madrid.

Bersama klub ibukota Spanyol itu, Ronaldo menghabiskan lima musim dan meraih dua gelar La Liga, serta satu gelar Piala Interkontinental serta Supercopa de Espana. 

Javier Saviola

Saviola menjadi pemain terakhir yang tercatat pernah membela Real Madrid dan Barcelona. Penyerang asal Argentina yang tersingkir dari persaingan tim utama Los Cules sempat menjalani masa pinjaman ke dua klub, Monaco dan Sevilla sebelum akhirnya memperkuat El Real tahun 2007.

Pemain yang kini membela Benfica itu hanya mengemas 49 gol dalam 127 kali tampil bersama Barca pada 2001-2007. Sementara saat dua musim membela Madrid dia cuma tampil 17 kali dan mencetak empat gol.

Samuel Eto'o

Pemain yang dianggap 'buangan' Real Madrid ini justru meraih sukses bersama Barcelona. Lima musim bersama Azulgrana dalam rentang waktu 2004-2009, dia mencetak segudang prestasi dengan meraih tiga gelar La Liga, masing-masing dua gelar Liga Champions dan Supercopa de Espana, serta satu gelar Copa del Rey.

Sementara saat membela Los Blancos, Eto'o hanya tampil sekali dan lebih banyak menghabiskan musim dengan menjalani musim sebagai pemain pinjaman.

Eto'o yang dikontak 'Si Putih' sejak tahun 1997-2000, tiga kali dipinjamkan ke Leganes, Espanyol, dan juga Real Mallorca.

sumber: (detiksport)

A untuk Abidal, Z untuk Zidane


Barcelona - Barcelona dan Real Madrid akan berjumpa lagi di el clasico, Minggu (22/4/2012) dinihari WIB. Berikut serba-serbi dan istilah-istilah yang sempat menghiasi rivalitas dua klub terbesar di Spanyol ini.

A - Abidal
Eric Abidal, bek kiri Barcelona. Saat ini Abidal tengah memulihkan diri usai menjalani transplantasi hati. Meski Abidal adalah pemain Barca, kubu Madrid menunjukkan simpatinya dengan memakai kaus yang bertuliskan dukungan untuk pemain asal Prancis itu.

B - Blaugrana
Julukan Barca dalam bahasa Catalan, yang berarti biru dan marun. 

C - 'Canguelo'
Istilah "Canguelo" dipopulerkan oleh media-media olahraga yang berbasis di Madrid. Secara harfiah, Canguelo berarti "mayat yang ketakutan". 

Istilah ini untuk menggambarkan kondisi Barca beberapa tahun silam yang ketakutan akan disalip Madrid dalam perebutan gelar juara. Lima tahun silam, Madrid di bawah asuhan Fabio Capello pernah melewati Barca yang dilatih Frank Rijkaard di hari terakhir. 

Sekarang, dengan Madrid yang tengah memimpin, gantian media-media di Barcelona yang memakai istilah Canguelo. Apalagi, Barca berhasil memangkas jarak 10 poin menjadi empat poin saja.

D - Doping
Tahun lalu, Radio Cadena COPE melemparkan isu yang menghebohkan soal penggunaan doping di skuad Barcelona. Dalam pemberitaannya, mereka mengklaim kalau Real Madrid sudah mendesak otoritas Liga Spanyol untuk melakukan tes doping dengan lebih serius pada anak didik Josep Guardiola.

Mengatasnamakan seorang dokter tim Madrid, yang tidak disebut namanya, COPE juga menyebut kalau tes doping yang dilakukan saat ini "cuma sekadar gurauan". Lebih lanjut COPE sekaligus meragukan reputasi dokter yang sudah ditunjuk untuk melakukan tes doping. 

Tuduhan ini tak terbukti dan kubu Barca kemudian mengajukan tuntutan hukum kepada COPE melalui pengadilan sipil di Barcelona. Blaugrana juga meminta ganti rugi yang jumlahnya mencapai 6.190.090 euro (sekitar Rp 75,57 miliar).

E - Eto'o
Mantan penyerang Madrid dan Barca, Samuel Eto'o. Eto'o bergabung dengan Madrid pada tahun 1996, namun gagal bersinar dan dipinjamkan ke beberapa klub seperti Leganes, Espanyol, dan juga Real Mallorca.

Dari Mallorca, Eto'o menyeberang ke Barca dan kemudian sukses besar. Dalam rentang waktu 2004-2009, dia mencetak segudang prestasi dengan meraih tiga gelar La Liga, masing-masing dua gelar Liga Champions dan Supercopa de Espana, serta satu gelar Copa del Rey.

F - Figo
Luis Figo membuat fans Barca marah besar saat dia memutuskan pindah ke Madrid pada tahun 2000. Sebagai bentuk kejengkelan, fans Barca melempar Figo dengan kepala babi saat dia kembali ke Camp Nou.

G - Giovanni
Penyerang Barca asal Brasil ini jadi sorotan lewat selebrasi kontroversialnya setelah jadi penentu kemenangan Los Cules atas Madrid di Santiago Bernabeu dengan skor 3-2 pada tahun 1997. Di musim itu, Barca jadi juara, sedangkan Madrid cuma di posisi keempat.

H - Head-to-head
Dalam 218 pertemuan sebelumnya sejak 1902, Barca dan Madrid sama-sama menang 86 kali dalam perjumpaan mereka di pertandingan resmi -- 46 lainnya berakhir seri. 

I - Iker
Kiper sekaligus kapten Madrid, Iker Casillas. 

J - Juande
Setelah memecat Bernd Schuster pada penghujung tahun 2008, Madrid kemudian menunjuk Juande Ramos sebagai pelatih. Namun, Ramos cuma bertahan sampai akhir musim itu. Di musim itu juga, anak buah Ramos dihajar Barca 2-6 di Bernabeu.

K - Kaka
Salah satu pemain termahal dunia yang dimiliki Madrid selain Cristiano Ronaldo. Musim ini, penampilan Kaka jauh membaik dan dia mulai dipercaya oleh Jose Mourinho.

L - Luis Enrique
Selain Eto'o, Enrique adalah pemain yang pernah berkostum Madrid dan Barca. Dia kini tengah merintis karier kepelatihannya dengan menangani AS Roma.

M - Manita
Kemenangan 5-0 Barca atas Madrid di Camp Nou musim lalu dirayakan para pemain tuan rumah dan fansnya dengan melambaikan sebelah tangan ke udara, dengan jari jemari dibuka lebar. Kelima jari itu melambangkan kemenangan tersebut dan disebut "La Manita", atau "Tangan Mungil".

N - Nunez
Josep Lluis Nunez, presiden Barca pada periode 1978-2000. Di bawah kepemimpinannya, Barca membangun akademi La Masia setelah mendapat rekomendasi dari Johan Cruyff. Selama jadi presiden, Nunez membawa Barca ke gerbang kesuksesan dengan torehan 27 trofi.

O - Oleguer
Bek Barcelona pada periode 2003–2008. Sempat bermain tiga musim di Belanda bersama Ajax Amsterdam.

P - Parera
Mauel Parera Penalla, pencetak gol pertama Barcelona di el clasico pada tahun 1929. Namun, Madrid yang jadi pemenang dengan skor 2-1 berkat dua gol Rafael Morera.

Q - Que
Mourinho pernah mendapat ejekan dari fans Barca dengan kata-kata 'Por que?', atau 'Mengapa?'. Hal ini merujuk pada ucapan Mourinho yang menuding wasit menguntungkan Barca.

Setelah timnya disingkirkan Barca di semifinal Liga Champions musim lalu, Mourinho berkata "Saya tak bisa bilang apa yang saya rasakan. Saya cuma menyisakan satu pertanyaan. Mengapa? Ovrebo, Busacca, Frisk, Stark, De Bleeckere. Mengapa dengan orang-orang ini?"

R - Raul
Penyerang legendaris Madrid yang kini telah pindah ke Schalke 04. Raul mencetak 15 gol di el clasico.

S - Stoichkov
Hristo Stoichkov cuma bikin satu gol di el clasico selama lima tahun berbaju Barca. Namun, golnya pada menit ke-87 itu menghasilkan kemenangan untuk timnya di Camp Nou, September 1992.

T - Tito
Tito Vilanova, asisten pelatih Barca. Namanya mendadak populer setelah Mourinho mencolok matanya seusai gelaran Piala Super Spanyol pada Agustus tahun lalu.

U - Unicef
Gara-gara Barca memasang logo Unicef di kaus mereka, Mourinho sempat menuduh klub Catalan itu mendapatkan sejumlah perlakuan istimewa dari otoritas sepakbola.

V - Villarato
Teori konspirasi mengenai keputusan wasit yang bias dan menguntungkan kedua kesebelasan kerap membayangi duel Madrid kontra Barca.

Pada era diktator Francisco Franco, tuduhan keberpihakan wasit dialamatkan kepada Madrid. Tetapi belakangan hal itu justru dilontarkan ke arah Barca.

Dukungan Barca terhadap Angel Maria Villar tatkala mencalonkan diri lagi sebagai presiden federasi sepakbola Spanyol (RFEF), sedangkan Madrid mendukung kandidat yang jadi rival, membuat istilah "Villarato" menjadi populer. Istilah itu sendiri kini digunakan oleh fans Madrid setiap kali menilai Barca mendapatkan perlakuan istimewa dari liga.

Entrenador Madrid Jose Mourinho juga ikut memanaskan perdebatan ini saat ia atau timnya mendapatkan kartu merah atau hukuman.

W - Waka-waka
Shakira memang fans Madrid dan lagu miliknya, Waka-waka, sering diperdengarkan di Bernabeu sebelum Madrid bertanding. Namun, sejak penyanyi asal Kolombia ini menjalin asmara dengan Gerard Pique, Waka-waka menghilang dari Bernabeu.

X - Xavi dan Xabi
Xavi Hernandez dan Xabi Alonso, jenderal lini tengah di Barca dan Madrid.

Y - Yogurines
Istilah Spanyol yang berarti "anak-anak. Para pemain muda Barca seperti Thiago, Isaac Cuenca, dan Cristian Tello berpotensi jadi bintang el clasico pada tahun-tahun mendatang.

Z - Zidane
Selama lima musim memperkuat Madrid, Zinedine Zidane mencetak tiga gol di el clasico. Jadi pemain terbaik dunia tiga kali dan salah satunya saat berseragam Madrid.

sumber: (detiksport)

Perang Wags di El Clasico

Partai El Clasico dipastikan akan selalu menyajikan pertandingan yang spektakuler. Pemain-pemain terbaik dunia akan saling menunjukkan kelayakan mereka menjadi pemain dengan bayaran mahal. 

Partai bergengsi ini tentu tidak akan luput dari para WAGS yang akan mendampingi pasangan mereka bertarung. Siapa saja mereka, silahkan simak dalam rangkuman Perang WAGS El Clasico.

Irina Shayk vs Antonella Rocuzzo

AIda Yespica vs Anna Ortiz
Caroline Celico vs Elsa Elgea

Carlota Ruiz vs Malena Costa

Lena Gercke vs Daniella Semaan

Lara Alvares vs Shakira



sumber : bola.net


Senin, 16 April 2012

Ambulan Telat, Morosini 3 Kali Serangan Jantung

Ambulan Telat, Morosini 3 Kali Serangan Jantung

Pescara - Ternyata Piermario Morosini mendapat tiga kali serangan jantung secara beruntun di lapangan yang menyebabkan dirinya kehilangan kesadaran. Tersiar juga kabar jika ada tenggat waktu yang cukup lama hingga ambulan masuk ke dalam stadion.

Semua pertandingan di Italia pekan ini ditunda setelah Morosini meninggal dunia akibat serangan jantung di lapangan. Gelandang Livorno itu tiba-tiba saja jatuh pada menit ke-31 saat melawat ke kandang Pescara.

"Sayang sekali, mereka memberi tahu saya jika dia (Morosini) mendapat tiga serangan jantung beruntun yang terjadi sangat cepat," ucap Presiden Pescara,Daniele Sebastiani kepada TMW.

"Saya tidak bisa berkata banyak, ini adalah tragedi, Anda tidak bisa meninggal dalam usia semuda ini di lapangan."

Ada banyak kabar miring seputar penanganan medis Morosini. Diduga mobil ambulan terlambat sekitar 6 menit masuk ke lapangan. Hal ini dikarenakan ada mobil patroli Polisi yang parkir menghalangi pintu keluar darurat yang seharusnya menjadi jalan masuk ambulan ke dalam Stadion.

Penanganan di dalam stadion juga diduga tidak maksimal. Bahkan tertangkap gambar jika pemain Livorno yang bergegas membawa tandu masuk ke dalam lapangan. (Bola.net )

Minggu, 15 April 2012

'Kondisi Fisik Pesepakbola Belum Terpantau dengan Baik'


Pescara - Meninggalnya Piermario Morosini menjadi kasus teranyar kematian pesepakbola di lapangan. Ada yang menyebut bahwa ini adalah bukti bahwa kondisi seorang pesepakbola belum terpantau dengan baik.

Saat pertandingan Seri B antara tuan rumah Pescara versus Livorno di Stadio Adriatico, Sabtu (14/4/2012), Morosini yang bermain untuk tim tamu kolaps di lapangan pada menit ke-31.

Gelandang berusia 25 tahun itu tiba-tiba terjatuh saat mendekati kotak penalti timnya. Pemain yang dipinjam dari Udinese itu sempat terlihat tiga kali berusaha bangkit, namun akhirnya tak mampu dan kemudian tertelungkup.

Seorang rekan setimnya, Pasquale Schiattarella, yang melihatnya terjerembab sendiri, langsung berteriak-teriak meminta tim medis masuk. Ia juga tampak meminta wasit menghentikan pertandingan, tapi sempat terabaikan karena wasit dalam posisi membelakangi mereka.

Selama beberapa menit petugas kesehatan melakukan penanganan darurat. Mobil ambulans kabarnya sedikit kesulitan masuk ke dalam stadion karena pintu darurat terhalang mobil polisi. Disebutkan bahwa penanganan pada Morosini terhambat sekitar enam menit.

Meski sebelumnya ada yang media setempat yang mengabarkan Morosini tewas di dalam ambulans, tapi ia dipastikan meninggal dunia setibanya di rumah sakit Civilo Spirite Santo.

"Ini adalah tragedi dan penjelasannya adalah bahwa kondisi seorang pesepakbola belum terpantau dengan baik," ujar seorang cardiologis di rumah sakit San Camillo seperti dilansir Football Italia.

"Pencegahan secara medis di dalam dunia olahraga belum berkembang seperti yang seharusnya. Dalam sepakbola ada beberapa zat, seperti protein, yang bukan doping tapi bisa memiliki efek menghancurkan pada kondisi genetik tertentu."

"Ada juga kemungkinan bahwa kerusakan itu muncul tiba-tiba tanpa bisa dideteksi lebih dulu. Untuk kasus Morosini, kita masih harus menunggu hasil otopsinya," ucap cardiologis tersebut.

Morosini bukanlah pemain pertama yang kolaps di lapangan lalu meninggal dunia. Sebelum dirinya, kasus serupa juga terjadi pada kematian Antonio Puerta dan Miklos Feher. 

Belum lama ini, Fabrice Muamba juga kolaps di lapangan ketika tengah memperkuat Bolton Wanderers. Setelah mendapatkan perawatan di lapangan dan di rumah sakit, kondisinya kini membaik. (detiksport)

Sabtu, 14 April 2012

Lionel Messi dan Rekor-Rekor Yang Bisa Dipecahkannya


Untuk kesekian kalinya Lionel Messi mematahkan satu rekor dan rekor lainnya. Seakan tak pernah bosan, La Pulga - julukan Pemain Terbaik Dunia tiga kali itu terus menunjukkan kehebatannya, membuat banyak orang bertanya-tanya: adakah rekor lain yang belum dipecahkannya?

Tak dipungkiri jika Messi adalah salah satu pemain terhebat yang dimiliki dunia sepak bola modern, namun untuk menahbiskan namanya menjadi pemain 'sempurna' di semua puncak rekor, jalan yang harus ditempuh pemuda Argentina itu masih sangatlah panjang, meski waktu berada di pihaknya.

Berikut ini adalah rekor-rekor yang masih bisa diburu oleh Si Kutu di usianya yang baru 24 tahun:
  • Messi sudah menggusur Cesar Rodriguez sebagai pencetak gol terbanyak Barca sepanjang masa, namun penyerang asal Spanyol itu yang melesakkan 192 gol di La Liga, masih memegang rekor pencetak gol di pentas liga. Saat artikel ini ditulis, Messi 'baru' mencetak 158 gol.
  • Rekor gol di ajang Copa Del Rey masih dipegang Josep Samitier dengan 65 gol, sementara Messi baru melesakkan 19 gol.
  • Messi boleh memegang rekor klub dengan mencetak lima gol dalam satu pertandingan Liga Champions, namun Laszlo Kubala masih menjadi pemegang rekor klub di La Liga dengan tujuh gol kala menghadapi Gijon.
  • Jika dihitung dengan laga tak resmi macam persahabatan dan tur, Paulino Alcantara punya rekor mengagumkan yang harus ditumbangkan Messi dengan torehan 369 golnya (meski catatan lain menyebut golnya sejumlah 357).
  • Urusan jumlah penampilan, Messi masih cukup muda (dan jika ia tetap fit dan masih membela Azulgrana) untuk memecahkan rekor yang saat ini dipegang rekan setimnya, Xavi (622 laga di semua ajang) dan masih akan berlanjut hingga ia pensiun.
  • Dalam raihan trofi, tugas Messi memburu rekor tampaknya lebih ringan: ia saat ini sudah memenangi lima gelar La Liga, tertinggal satu gelar dari Xavi, Pep Guardiola (pelatih Barca saat ini) dan Antoni Ramallets. Ia juga menjadi satu dari lima pemain yang sudah memenangi Liga Champions tiga kali, meski tak turun ke lapangan di final edisi 2006.
  • Di pentas La Liga, mantan penyerang Athletic Bilbao, Telmo Zarra masih memegang rekor total 251 gol dan menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa, meski Messi yang saat ini masuk daftar 20 besar berada di jalur yang benar untuk menyalipnya.
  • Di semua kompetisi musim ini, Messi sudah menorehkan 61 gol saat artikel ini ditulis, dan kian dekat dengan rekor sebagai pencetak gol terbanyak untuk pemain di klub Eropa. Gerd Muller masih memegang rekor tersebut dengan 67 golnya untuk Bayern Munich di musim 1972-73.
  • Jika terus bermain dengan levelnya seperti sekarang ini, Messi punya peluang untuk menyalip rekor legenda Real Madrid, Francisco Gento yang memenangi enam trofi Eropa di periode 1956 dan 1966. Selain itu, rekor delapan penampilan di final yang dipegang Gento dan Paolo Maldini pun masih bisa digapai. Rekor 12 gelar La Liga miliki Gento pun bisa jadi bidikan Messi untuk dipecahkan.
  • Andai bisa menjaga ketajamannya, Messi pun bisa menggusur legenda Madrid lainnya dari catatan buku rekor. Total 71 gol yang dipegang Raul Gonzales masih menjadi yang tertinggi di Eropa atau Liga Champions - Messi kini mengemas 51, atau 76 di semua kompetisi Eropa - Messi 52 gol.
  • Butuh satu gol lagi untuk Messi melampaui rekor gol terbanyak dalam semusim di kompetisi Eropa, mengingat 14 golnya saat ini menyamai rekor yang dipegang oleh Jose Altafini dan Ruud van Nistelrooy.
  • Di timnas Argentina, Messi sudah melesakkan 22 gol dalam 8 caps. Rekor untuk Albiceleste masih digenggam Gabriel Batistuta (56 gol) dan Javier Zanetti (145 penampilan).
Dan terakhir, Messi punya tugas yang dilematis untuk mengalahkan rekor rivalnya dari Real Madrid, Cristiano Ronaldo sebagai pemain termahal di muka bumi dengan harga 80 juta pound, namun itu artinya ia harus meninggalkan Camp Nou. (bola.net)

Kamis, 12 April 2012

Pele: Messi Menang Pengalaman, Neymar Masih Paling Oke

 

Rio de Janeiro - Torehan demi torehan sudah digoreskan Lionel Messi. Tetapi di mata Pele, Messi masih kalah hebat dari Neymar.

Pengakuan terhadap kemampuan Messi setidaknya terlihat dari penghargaan Pemain Terbaik Dunia FIFA 2009, disusul FIFA Ballon d'Or dua tahun beruntun, 2010 dan 2011.

Rekor demi rekor juga telah diukir Messi di usianya yang baru 24 tahun. Lewat sumbangan satu gol saat Barcelona menundukkan Getafe pada tengah pekan, ia baru menambah golnya musim ini menjadi 61. Sebelumnya, ia sudah masuk jajaran elit yang berisikan segelintir pemain yang mampu mencetak total 60 gol dalam satu musim.

Rekor lain dalam hal gol di antaranya juga ia buat di Liga Champions. Dengan raihan total 50 gol di ajang itu, ia bergabung dengan jajaran pemain elit lainnya. Si pemain Argentina bahkan menjadi pemain pertama yang bisa bikin 14 gol dalam satu musim Liga Champions sejak format itu digulirkan pada 1992/1993.

Meski begitu, capaian tersebut rupanya tidak terlalu mengesankan Pele. Menurut pemain legendaris Brasil tersebut, Neymar yang juniornya di tim Samba masih lebih baik daripada Messi.

"Sekarang semua orang membicarakan Messi; ia memang seorang pemain bintang. Tapi (untuk menjadi pemain terbaik) ia pertama-tama mesti lebih baik dari Neymar," kata Pele di ESPN.

"Saat ini Messi hanya lebih berpengalaman saja," simpulnya.

Penilaian Pele kembali memantik rivalitas Argentina-Brasil yang kini mewujud dalam sosok Messi-Neymar. Pele sendiri acap dibanding-bandingkan dengan Maradona dalam pembahasan mengenai pemain terhebat dalam sejarah, sebuah perdebatan panjang yang juga melibatkan rivalitas Argentina-Brasil

Senin, 09 April 2012

Pedrosa Bicara Soal Barcelona


Losail - Sebagai penduduk Catalan, Spanyol, pebalap MotoGP Dani Pedrosa juga merupakan fans berat klub Barcelona. Dari sekian banyak pemain Barca, Andres Iniesta adalah favoritnya.

"Ya, (Andres) Iniesta favorit saya. Tapi sebenarnya di Barcelona ada banyak pemain bagus, ada Xavi, Messi, dan lain-lain," tutur Pedrosa menjawab pertanyaan detiksport dalam sesi wawancara khusus dengan pebalap tim Repsol Honda itu di Sirkuit Losail, Qatar, akhir pekan kemarin, atas undangan PT. Astra Honda Motor.

Pria kelahiran Sabadell, Catalunia, 26 tahun silam itu mengaku suka sepakbola tapi tidak menganggap dirinya "maniak".

"Saya mengikuti sedikit sepakbola, tapi saya tidak memainkannya. Saya tidak selalu menonton Barca, kadang-kadang saja."

Pebalap tim Repsol Honda itu mengungkapkan keyakinannya bahwa Barca akan terus memberi tekanan pada Real Madrid dalam perebutan titel Liga Spanyol. Saat ini jarak kedua tim tersebut tinggal empat angka.

"Di La Liga, Madrid memang tengah beruntung, tapi Barcelona tidak pernah kalah," cetusnya.

Namun soal kiprah Barca di Liga Champion, Pedrosa mengaku sulit memperkirakannya. 

"Saya tidak tahu di Liga Champions. Pertandingannya sulit, banyak tim bagus yang kuat," simpulnya. (detiksport)

Jumat, 06 April 2012

Muamba Kini Sudah Bisa Berjalan



Kabar baik terus datang dari gelandang Bolton Wanderers, Fabrice Muamba. Muamba yang mengalami kolaps pada laga melawan Tottenham Hotspur Maret lalu, dikabarkan semakin membaik dan menunjukkan perkembangan yang sangat pesat.
Hal ini diutarakan langsung oleh manajer Bolton, Owen Coyle. Meski sudah membaik, Coyle mengatakan Muamba masih harus mengikuti banyak tahap pengobatan hingga pulih total.

"Perkembangannya sangat baik. Ia sudah bisa berjalan, berbicara, dan tersenyum dengan sangat manis. Pemulihannya berjalan dengan sempurna. Namun, ia masih harus dirawat secara intensif," ujar Coyle.

Banyak rekan-rekan Muamba yang menjenguk tiap harinya untuk mendukung dan membuat sang pemain tersenyum. Kabarnya, Muamba malah sempat terapi jalan kaki mengelilingi rumah sakit.

"Kami semua selalu menghubunginya. Entah dengan mengirimkan pesan singkat atau datang ke rumah sakit. Luar biasa rasanya melihat Muamba dapat tersenyum dan semakin membaik," tambah sang manajer. (duniasoccer)

Kamis, 05 April 2012

Setelah Menyamai Rekor, Barcelona Kini Memburu Rekor Baru

Kemenangan 3-1 atas AC Milan dinihari tadi mengantar Barcelona ke buku rekor Liga Champions. Mereka menyamai rekor Real Madrid di akhir 1950-an dengan menjadi tim yang bisa menembus semi-final untuk kali kelima secara beruntun.

Sekarang Pep Guardiola, yang sebelum laga menyatakan membutuhkan tangga untuk bisa menghentikan Zlatan Ibrahimovic, kini berharap bisa mengukir rekor baru, yaitu menjadi tim pertama yang berhasil meraih tropi juara untuk kali ketiga dalam empat tahun terakhir di era Liga Champions.
Kartunis Omar Momani

sumber: www.goal.com

Cules Azulgrana. Diberdayakan oleh Blogger.