Tampilkan postingan dengan label Barca News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Barca News. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 April 2013

Messi Mungkin Akan Diistirahatkan Sampai Hadapi Bayern

 
Barcelona - Meski dimainkan dan dianggap jadi penyelamat Barcelona saat menghadapi PSG, kondisi Lionel Messi hingga kini belum benar-benar bisa dipastikan. Ada peluang dia tak akan dimainkan lagi hingga laga dengan Bayern Munich.

Pelatih Tito Vilanova terpaksa memainkan Messi saat Barcelona menjamu Paris Saint Germain di perempatfinal kedua Liga Champions dua hari lalu.  
 
The Catalans yang saat itu dalam posisi tertinggal akhirnya bisa menyamakan kedudukan dan meraih tiket ke semifinal, berkat Messi yang dianggap berkontribusi atas kehadiran dan umpan yang kemudian berujung assist dan terciptanya gol penyama.

Messi sesungguhnya tampil tak optimal dalam pertandingan tersebut, hal mana bisa dipahami karena dia baru seminggu sebelumnya mengalami cedera hamstring dan dipastikan tak akan dimainkan andai Barcelona tak dalam posisi tertinggal. 
 
Adapun Messi, dikabarkan bertambah parah cederanya, meski pihak klub lantas melontarkan bantahan karena kondisi pemainnya itu diklaim baik.

Namun Barcelona disebut-sebut tak mau mengambil risiko lebih besar terkait kondisi bintangnya itu. Marca menyebut kalau The Catalans sangat mungkin akan mengistirahatkan pesepakbola asal Argentina itu dari beragam pertandingan di La Liga Primera denan satu tujuan: membuatnya dalam kondisi 100% saat menghadapi Bayern.

Dengan laga pertama akan digelar pada 23 April mendatang, itu artinya Messi bisa absen saat timnya melawat ke Real Zaragoza dan menjamu Levante.
 
Karena masih unggul jauh atas Real Madrid di posisi dua dan fakta bahwa dua lawannya itu punya risiko kecil membuat kejutan, mengistirahatkan Messi jadi langkah terbaik yang bisa diambil klub.

Apalagi Barca juga tengah diterpa badai cedera pemain dalam beberapa pekan terakhir. Xavi Hernandes mengalami masalah dengan kakinya di babak 16 besar, belum lagi Javier Manscherano yang harus absen panjang akibat cedera di Paris. 
 
Sementara dari pertemuan kedua dengan PSG, Adriano juga dikabarkan menyudahi laga dengan kondisi tidak fit.

Karena Carles Puyol juga baru menjalani operasi dan tidak diketahui kapan akan kembali, Barca kini tinggal punya Gerard Pique sebagai bek dalam kondisi fit. Tapi eks Manchester United itu juga dihantam kelelahan, yang membuat dia melakukan beberapa kesalahan dalam laga dengan PSG.

Barca Ingin Kembali ke Wembley

 
Barcelona - Direktur Olahraga Barcelona, Andoni Zubizarreta, menyebut duel timnya dengan Bayern Munich akan berlangsung seru dan menarik. Dia juga mengungkapkan harapan Barca untuk kembali tampil di Stadion Wembley.

Dalam undian babak semifinal Liga Champions di Nyon, Jumat (12/4/2013), Barca dipertemukan dengan Bayern. Ini adalah pertemuan pertama kedua tim di Liga Champions sejak perempatfinal musim 2008/2009, di mana Barca menang agregat 5-1.

"Ini akan jadi tantangan besar. Kami akan fokus pada apa yang kami tahu dan apa yang bisa kami lakukan, dan sampai mana kami membiarkan mereka bermain," ucap Zubizaretta di situs resmi UEFA.

"Saya pikir kita akan melihat sepakbola yang bagus. Ini akan menjadi semifinal yang dimainkan dengan intensitas luar biasa, yang akan kami dekati dengan penuh respek untuk lawan kami. Tapi, dengan kepercayaan diri juga," tambahnya.

"Bayern adalah tim besar dengan pemain-pemain hebat dan seorang pelatih hebat. Mereka adalah klub besar dengan suporter hebat, stadion bagus, dan ini adalah semifinal Liga Champions. Anda tidak sampai ke sini karena kebetulan," kata mantan kiper timnas Spanyol ini.

Lebih lanjut lagi, Zubizarreta juga mengatakan bahwa timnya memendam hasrat untuk lolos ke final dan tampil di Wembley lagi. Dua tahun silam, Barca jadi juara Liga Champions setelah mengalahkan Manchester United di sana.

"Kami berharap untuk kembali ke Wembley, sebuah tempat yang magis bagi kami," kata Zubizarreta.

Dominan di Pertemuan Terakhir, Barca Kalah Head to Head dari Bayern

 
Barcelona - untuk kali pertama sepanjang sejarah Liga Champions, Barcelona dan Bayern Munich saling berhadapan di babak semifinal. Meski sangat dominan di pertemuan terakhir, head to head Blaugrana kalah dari FC Hollywood.

Barcelona dan Bayern berjodoh di semifinal Liga Champions 2012/2013 berdasarkan hasil drawing yang digelar di Nyon, Jumat (12/4/2013) sore WIB tadi. Meski sudah beberapa kali berhadapan, situs resmu UEFA mencatat kalau ini adalah yang perdana keduanya saling baku hantam di semifinal Liga Champions.

Sepanjang sejarahnya ini akan menjadi duel nomor tujuh dan delapan buat dua raksasa tersebut. Dan untuk sementara Bayern lebih unggul atas Barca dengan meraih tiga kemenangan, sementara Barca cuma menang sekali dan dua yang lainnya berakhir imbang.

Pertemuan pertama kedua tim terjadi di semifinal Piala UEFA muism 1995-1996. Ketika itu Barca berhasil menahan imbang Bayern dengan skor 2-2 saat bertanding di Jerman, namun saat gantian main di Spanyol mereka malah kalah 1-2.

Dua tahun berselang keduanya kembali berhadapan, kali ini di fase grup Liga Champions. Dan kembali Die Roten unggul masing-masing dengan meraih kemenangan 1-0 saat main di kandang dan meraih kemenangan 2-1 saat melawat ke Camp Nou.

Laga terakhir antara kedua tim terjadi perempatfinal Liga Champions 2008/2009, kali ini gantian Barcelona yang tampil sangat dominan. Lionel Messi dkk ketika itu superior dan lebih dulu menang 4-0 di leg pertama yang digelar di Camp Nou, tiket ke babak semifinal akhirnya didapat setelah meraih hasil imbang 1-1 di Allianz Arena.

Head to Head Bayern vs Barcelona
Semifinal Piala UEFA 1995-1996
Bayern Munich 2-2 Barcelona
Barcelona 1-2 Bayern Munich

Fase Grup Liga Champions 1998-1999
Bayern Munich 1-0 Barcelona
Barcelona 2-1 Bayern Munich

Perempatfinal Liga Champions 2008/2009
Barcelona 4-0 Bayern Munich
Bayern Munich 1-1 Barcelona

Undian Semifinal Liga Champions Bayern Tantang Barca, Dortmund vs Madrid

 
Nyon - Drawing Liga Champions telah dilaksanakan. Bayern Munich akan menghadapi Barcelona, sementara Borussia Dortmund menantang Real Madrid.

Pengundian yang bertempat di Nyon, Jumat (14/4/2013) sore WIB, dilakukan oleh sekertaris jenderal UEFA, Gianni Infantino dan Ruud van Nistelrooy.

Nama klub pertama yang muncul adalah Bayern Munich dan diikuti oleh Barcelona. Berikutnya, nama Dortmund yang muncul dan bisa dipastikan akan berjumpa Madrid.

Laga semifinal akan berlangsung dua leg. Laga leg pertama akan dimainkan pada 23 dan 24 April. Sementara leg kedua akan digelar 30 April dan 1 Mei

Pemenang dari laga Dortmund kontra Madrid akan jadi tim 'tuan rumah' dalam laga final yang akan dihelat di Stadion Wembley pada 25 Mei mendatang.

Hasil undian Semifinal Liga Champions

Bayern Munich vs Barcelona
Borussia Dortmund vs Real Madrid

*) tim yang disebut pertama jadi tuan rumah lebih dulu

Jumat, 12 April 2013

Abidal Ingin Bertahan di Barca

 
Barcelona - Eric Abidal mengungkapkan hasratnya untuk terus bermain sepakbola. Bek berkebangsaan Prancis itu juga mengaku ingin tetap memperkuat Barcelona di musim mendatang.

Setelah lama absen karena menjalani perawatan usai transplantasi hati, Abidal akhirnya comeback ke lapangan hijau. Dia masuk sebagai pemain pengganti dalam laga kontra Mallorca, akhir pekan lalu.

Kontrak Abidal di Barca akan habis pada akhir musim ini. Dia sempat digosipkan ingin pulang ke Prancis dan meneruskan kariernya di sana. Tapi, pemain berusia 33 tahun ini membantahnya.

"Ini tergantung pihak klub dan memang benar kontrak saya berakhir pada bulan Juni. Tapi, saya sudah berjuang untuk comeback dan saya ingin terus bermain," ujar Abidal yang dikutip Football Espana.

"Saya ingin pensiun di sini. Saya bahagia di sini dan begitu juga keluarga saya. Saya ingin terus bermain, tapi di masa depan saya akan memutuskan," katanya.

Barca: Tidak Ada Cedera Tambahan, Kondisi Messi Oke

Barcelona - Barcelona memastikan jika Lionel Messi tak mendapat cedera lanjutan meskipun main dalam kondisi tidak fit 100 persen. Namun apakah ia akan bermain di La Liga akhir pekan ini, masih harus menunggu perkembangan selanjutnya.

Messi ada di bench saat Barca melawan Paris St Germain di leg kedua perempatfinal Liga Champions di Camp Nou, Kamis (11/4/2013) dinihari WIB tadi. Diketahui kondisinya sedang tidak fit sepenuhnya pasca cedera hamstring pekan lalu di leg pertama.

Tapi karena Barca dalam kondisi tertinggal selepas babak kedua dimulai akhirnya Messi dimainkan dan langsung mengubah jalanya pertandingan. Barca menyamakan skor jadi 1-1 dan bertahan hingga laga usai yang meloloskan mereka ke semifinal.

Sehari setelah laga itu kemudian Messi menjalani tes pada paha kanannya untuk mengetahui apakah ada cedera lanjutan atau tidak. Untungnya dari hasil pemeriksaan itu hasilnya negatif dan Messi masih dalam kondisi baik-baik saja.

Tapi peluang Messi bermain di pekan ke-31 melawan Real Zaragoza diragukan karena demi menjaga kondisinya agar tidak cedera lagi. Namun keputusan final soal itu masih akan dibicarakan dengan tim dokter Los Cules dalam 1-2 hari ini.

"Leo Messi sudah menjalani sejumlah tes pagi ini untuk memeriksa apakah ada cedera tambahan paha kanannya," demikian pernyataan resmi Barca seperti dilansir Soccernet.

"Dari hasil tes yang sudah dijalani bisa dikonfirmasi bahwa cederanya tidak parah dan tidak cedera tambahan. Pemain akan melanjutkan program penyembuhan dan perkembangan dari cederanya akan menentukan peluangnya bermain di laga berikutnya."

Sebelum Lawan PSG, Barca Bikin Kesepakatan dengan Messi

Barcelona - Barcelona sudah membuat rencana terkait Lionel Messi sebelum pertandingan melawan Paris Saint-Germain. Rencana ini juga merupakan hasil kesepakatan dengan Messi sendiri.

Messi sebenarnya belum pulih 100 persen dari cedera hamstring. Hal tersebut membuatnya tidak masuk starting line-up Barca pada laga leg kedua perempatfinal Liga Champions di Camp Nou, Kamis (11/4/2013) dinihari WIB.

Tapi, pada babak kedua, Barca mulai tersudut. Mereka tertinggal setelah PSG mencetak gol lewat Javier Pastore. Kalau tak bisa menyamakan skor, mereka dipastikan akan tersingkir.

Kondisi itu akhirnya memaksa Barca untuk menurunkan Messi. Masuknya Messi inilah yang kemudian mengubah jalannya pertandingan.

Messi membuat serangan Los Cules jadi lebih tajam dan menggigit. Puncaknya adalah pada menit ke-71, saat dia menusuk ke kotak penalti PSG dan memberikan umpan kepada Villa. Villa membelokkan bola ke arah Pedro, yang kemudian melepaskan tembakan mematikan yang berbuah gol.

Asisten pelatih Jordi Roura mengungkapkan alasan Barca akhirnya memaksakan Messi bermain meski kondisi si pemain belum sepenuhnya bugar. Menurut Roura, memang sudah ada kesepakatan soal ini.

"Kami sudah bersepakat dengannya sebelum pertandingan bahwa dia akan bermain kalau segalanya tidak berjalan dengan baik. Dan itulah yang kami lakukan," jelas Roura yang dikutip AS.

"Dia adalah pemain penting yang keberadaannya memengaruhi pertandingan. Masuknya dia memengaruhi lawan kami," tambahnya.

Hasil imbang 1-1 di Camp Nou sudah cukup untuk meloloskan Barca ke babak semifinal. Meski skor agregat sama kuat 3-3, mereka lolos berkat aturan gol tandang.

"Staf pelatih sangat senang dan bangga dengan tim kami. Pertandingan malam ini sangat sulit. Kami menghadapi sebuah tim hebat," ujar Roura.

"Kami menjalani laga dengan banyak pemain yang absen, tapi kami menunjukkan kelas yang dibutuhkan untuk mencapai target kami. Kami sangat senang dan bangga bisa lolos ke semifinal dan mengatasi perlawanan PSG," kata asisten Tito Vilanova ini.

Messi Memang Jimat Barca

Barcelona - Barcelona boleh jadi tetap menang di sejumlah laga meski tak diperkuat Lionel Messi. Tapi, saat Blaugrana butuh bantuan, Messi hadir dan langsung mengubah keadaan.

Ketika Barca menjamu Paris Saint-Germain di leg kedua perempatfinal Liga Champions, Kamis (11/4/2013) dinihari WIB, Messi tidak masuk starting line-up. Penyerang asal Argentina itu mengawali laga dari bangku cadangan karena baru saja pulih dari cedera hamstring.

Tanpa Messi, Barca mengandalkan trio Pedro Rodriguez, David Villa, dan Cesc Fabregas di lini depan. Tapi, ketiganya gagal bikin gol di babak pertama.

Terus menekan, Barca malah kecolongan di awal babak kedua. Sebuah serangan balik PSG berbuah gol Javier Pastore.

Melihat timnya mulai terjepit, pelatih Tito Vilanova akhirnya menarik Fabregas keluar. Dia memasukkan Messi ke lapangan.

Masuknya Messi membuat serangan Barca menjadi lebih menggigit. Puncaknya adalah pada menit ke-71, saat Messi menusuk ke kotak penalti PSG dan memberikan umpan kepada Villa. Villa membelokkan bola ke arah Pedro, yang kemudian melepaskan tembakan mematikan yang berbuah gol.

Hasil imbang 1-1 cukup untuk meloloskan Barca ke semifinal. Meski secara agregat sama kuat 3-3, Barca unggul dalam agresivitas gol tandang.

"Kami sangat beruntung memiliki Leo dan kami harus menggunakannya. Penting memiliki Leo di atas lapangan. Dia adalah acuan kami," ungkap bek Barca, Gerard Pique, kepada Sky Sports.

"Dia sangat membantu kami. Kita sedang bicara soal pemain terbaik di dunia," imbuhnya.

Statistik juga menunjukkan bahwa Messi memang jimat andalan Barca. Opta mencatat Barca tidak pernah kalah di Liga Champions saat Messi masuk sebagai pemain pengganti.

Lolos ke Semifinal Lagi, Barca Torehkan Rekor

 
Barcelona - Barcelona kembali menjejakkan kaki mereka di babak semifinal Liga Champions. Keberhasilan tersebut membuat Los Cules menorehkan rekor baru lolos ke semifinal secara berturut-turut.

Barca bermain imbang 1-1 dengan Paris Saint-Germain di leg kedua perempatfinal yang digelar di Camp Nou, Kamis (11/4/2013) dinihari WIB. Sempat tertinggal oleh gol Javier Pastore, mereka akhirnya bisa menyamakan skor lewat kaki Pedro Rodriguez.

Dengan hasil imbang tersebut, skor agregat menjadi sama kuat 3-3 karena pertemuan pertama berakhir seri 2-2. Tapi, Barca-lah yang berhak melaju ke semifinal berkat aturan gol tandang.

Semifinal Liga Champions sebenarnya bukan hal yang asing buat Barca. The Catalans selalu lolos ke babak empat besar dalam enam musim secara berturut-turut, mulai musim 2007/2008 sampai 2012/2013.

Dicatat Infostrada Live, Barca adalah klub pertama yang bisa melakukan hal tersebut di Piala Champions/Liga Champions. Mereka melewati catatan Real Madrid, yang selalu lolos ke semifinal pada periode 1955/1956-1959/1960.

Berikut kiprah Barca di Liga Champions dalam enam musim terakhir:

2007/2008: kalah di semifinal
2008/2009: juara
2009/2010: kalah di semifinal
2010/2011: juara
2011/2012: kalah di semifinal
2012/2013: semifinal (masih berlangsung)

Diimbangi PSG 1-1, Barca Lolos ke Semifinal

Barcelona - Barcelona harus berjuang ekstra sengit saat menjamu Paris Saint Germain di leg kedua babak delapan besar Liga Champions. Tertinggal lebih dulu, Blaugrana akhirnya berhasil meraih hasil imbang 1-1 dan mengantongi tiket semifinal.

Bertanding di Camp Nou, Kamis (10/4/2013) dinihari WIB, Barcelona tak memasukkan Lionel Messi dalam starting line up menyusul kondisinya yang belum pulih benar pasca cedera hamstring. Ketiadaan Messi memberi pengaruh besar dalam permainan tuan rumah, yang kurang berkembang dan lebih banyak tekanan di menit-menit awal laga.

Di babak pertama, Barcelona malah lebih banyak dapat ancaman melalui aksi-aksi Zlatan Ibrahimovic, Lucas Moura sampai Ezequiel Lavezzi dan Javier Pastore. Namun hingga babak pertama laga berakhir tanpa ada gol tercipta.

Adalah PSG yang unggul lebih dulu melalui Pastore di menit 49. Tertinggal 0-1, Barcelona lantas memasukkan Lionel Messi. Dan pemain terbaik dunia itu ikut punya adil dalam terciptanya gol yang dilesakkan Pedro Rodriguez pada menit 71.

Hasil 1-1 membuat kedua tim berbagi agregat 3-3. Dengan aturan agresivitas gol tandang, Barca berhak lolos ke semifinal. Menemani Real Madrid, Borussia Dortmund dan Bayern Munich yang juga lolos ke empat besar.

Jalannya Pertandingan

Laga langsung berjalan sengit sejak menit awal, dengan Barcelona dan PSG sama-sama bermain terbuka dan menciptakan peluang bikin gol. Tuan rumah punya kesempatan pertama bikin gol saat tendangan bebas Xavi Hernandes di muka kotak penalti menyasar sisi luar gawang Salvatore Sirigu.

PSG tak tinggal diam karena kurang dari semenit kemudian Ezequiel Lavezzi langsung menguji Victor Valdes melalui tendangan dari dalam kotak penalti, yang bisa ditangkap dengan sempurna oleh kiper asal Spanyol itu.

Di menit 12, usai mencuri bola dari pemain PSG, Iniesta jeli melihat Sirigu tak berada di posisinya. Melepaskan tendangan dari tengah lapangan, bola sepakan Iniesta melayang tipis di atas sasaran. PSG kembali membalas melalui sepakan mendatar Lucas Moura dari luar kotak penalti, yang lagi-lagi masih bisa ditangkap Valdes.

PSG dapat peluang terbaiknya di menit 24, saat Zlatan Ibrahimovic melepas umpan terukur pada Lavezzi. Masuk ke kotak penalti sambil menguasai bola, sepakan Lavezzi masih bisa dihalau Valdes menggunakan kakinya. Nyaris saja tim tamu membuka keunggulan.

PSG kembali punya peluang matang bikin gol saat tandukan Moura dari jarak dekat pada menit 28 masih bisa ditepis Valdes. Tendangan sudut yang lahir dari momen itu berujung pada tandukan Alex yang lagi-lagi memaksa Valdes jatuh-bangun mengamankan gawangnya. Sampai menit 30 PSG telah membuat empat shot on goal, sementara Barca nol.

Di menit 37 David Villa dapat sedikit ruang tembak di dalam kotak penalti. Namun upayanya itu tak membuahkan hasil karena sepakannya melayang tinggi. Babak pertama pun berakhir dengan skor 0-0.

Pertandingan babak kedua berjalan empat menit, Paris Saint Germain berhasil menjebol gawang Barcelona. Gol tim tamu dilesakkan olih Javier Pastore. Gol tersebut berawal dari umpan terobosan yang dilepaskan Zlatan Ibrahimovic dan bisa dikejar Pastore yang mengalahkan sprint dua bek Barca. Tinggal berhadapan dengan kiper, sontekan Pastore masuk ke gawang dan mengubah kedudukan jadi 1-0.

Atas gol tersebut, Barcelona langsung bereaksi dengan memasukkan Messi. Dan hadirnya pemain terbaik dunia itu terbukti menambah daya gempur tuan rumah yang setidaknya dalam periode lima menit setelah Messi masuk lapangan punya tiga kesempatan mencetak gol penyama.

Salah satu yang terbaik adalah kerjasama satu-dua antara Villa dengan Iniesta, tapi sepakan keras Iniesta dari dalam kotak penalti dihadang Sirigu dengan sempurna. Tak lama berselang Pique melepaskan tendangan keras dari muka kotak penalti. Tendangan mendatar bek tengah Spanyol itu terhadang padatnya barisan belakang PSG.

Akhirnya Barcelona berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di menit 71 melalui Pedro. Menusuk di sepertiga pertahanan PSG, Messi melepaskan umpan pada David Villa di dalam kotak penalti. Dikepung banyak pemain lawan, Villa mengirim bola pada Pedro. Yang langsung menyambarnya dengan tembakan keras. Bola masuk ke gawang.

Barcelona kemudian punya kesempatan untuk menambah jumlah golnya. Salah satunya lewat aksi individu Iniesta yang mengelabuhi dua bek PSG di dalam kotak penalti. Namun saat tinggal berhadapan dengan kiper di sudut sempit, sepakannya melebar.

Di menit-menit akhir pertandingan PSG mencoba memberi tekanan ke pertahanan Barcelona. Namun sampai akhirnya wasit meniupkan peluit panjang tanda laga tuntas, papan skor masih menunjuk angka 1-1.

Susunan Pemain:

Barcelona XI: Valdes, Dani Alves, Pique, Adriano ('62 Marc Bartra), Alba, Xavi, Busquets, Iniesta, Pedro, Fabregas ('62 Messi), Villa ('84 Song)

PSG XI: Sirigu, Jallet ('87 Gregory Van Der Wiel), Alex, Thiago Silva, Maxwell, Lucas Moura, Verratti ('83 David Beckham), Motta, Pastore, Lavezzi ('81 Kevin Gameiro), Ibrahimovic

Rabu, 10 April 2013

Bronckhorst: Neymar Akan Gabung Barca

Barcelona - Mantan pemain Barcelona, Giovanni van Bronckhorst menyatakan bahwa bintang Santos, Neymar tidak akan memilih Chelsea sebagai pelabuhannya. Namun, pemain 21 tahun tersebut akan bergabung dengan Blaugrana.

Menurut van Bronckhorst, Neymar harus bermain di eropa sebelum pagelaran Piala Dunia. Mantan pemain Barcelona dan Arsenal tersebut menambahkan, akan sangat bagus bagi pemain Brasil tersebut untuk meninggalkan Santos sebelum 2014.

"Neymar akan menjadi transfer bagus bagi Barcelona. Dia dan Messi akan menjadi duet yang padu dan mengerti satu sama lain," Ujarnya.

"Neymar harus beradaptasi dengan gaya bermain Barca. Klub Brasil membiarkan para pemainnya bermain lebih individu, namun di Barca lebih mengandalkan sepakbola dengan sentuhan cepat," Pungkasnya.

Kuipers Pimpin Laga Barcelona vs PSG

Barcelona - Pertandingan antara Barcelona melawan PSG di Camp Nou nanti akan dipimpin oleh wasit Bjorn Kuipers. Wasit asal Belanda tersebut telah satu kali memimpin pertandingan Barca dan PSG musim ini.

Bjorn Kuipers memimpin pertandingan Barcelona
ketika takluk 1-2 di Hampden Park melawan Celtic pada 7 November lalu. hasil itu merupakan kekalahan perdana Barca pada musim ini.

Secara keseluruhan, Kuipers telah memimpin lima laga Barcelona. La Blaugrana bisa mengemas tiga kemenangan, satu hasil seri dan sekali kalah ketika diwasiti oleh Kuipers.

Kuipers sebelumnya juga memimpin pertandingan PSG kontra Dynamo Kiev pada 18 September lalu. Saat itu, PSG menang 4-1 dalam pertandingan fase grup.

Pemain yang mungkin agak kesal kepada Kuipers adalah Zlatan Ibrahimovic. Pasalnya, Kuipers merupakan wasit yang memimpin laga Barca-AC Milan musim lalu. Saat itu Milan kalah 1-3 dan Kuipers menghadiahkan dua penalti kepada Barca.

Ibra sangat marah dengan keputusan Kuipers dan mengkritik sang pengadil setelah pertandingan. "Sekarang saya mengerti apa yang dirasakan Mourinho setiap kali bertanding di Camp Nou," kecam Ibra waktu itu.

'Barca Tanpa Messi, Peluang PSG Lolos Lebih Besar'

 
Barcelona - Paris Saint Germain berharap Lionel Messi benar-benar tak bermain di leg kedua. Absennya pemain terbaik dunia itu disebut Carlo Ancelotti membuat peluang timnya menang lebih besar.

Belum ada konfirmasi dari pihak Barcelona apakah Messi akan dimainkan saat menjamu PSG, Kamis (11/4/2013) dinihari WIb besok. Sebagaimana diketahui, Messi mengalami cedera hamstring saat tampil dalam leg pertama di Parc des Prince, pekan lalu.

Cederanya Messi jadi kabar baik buat kubu PSG. Carlo Ancelotti menyebut kalau peluang timnya menang akan lebih besar andai pesepakbola terbaik dunia itu benar-benar tak bisa turun bermain di Camp Nou.

"Kami punya kesempatan lebih besar jika Messi tidak bermain, tapi itu tak akan mengubah strategi kami," sahut Ancelotti dalam konferensi pers jelang pertandingan.

Meski cuma bisa bermain imbang 2-2 di kandang sendiri, PSG masih punya peluang besar untuk lolos ke semifinal. Hasil imbang lebih besar dari 2-2 atau menang dengan skor berapapun akan bisa mengantar Zlatan Ibrahimovic dkk. melangkah ke semifinal.

"Kami haru percaya diri untuk menghadapi salah satu tim terbaik di dunia. Kami butuh kepercayaan diri dan karakter. Kami tak boleh berpikir soal kesalahan kami, tapi memikirkan apa yang kami lakukan dengan baik di leg pertama. Saya tidak khawatir," lanjut pelatih asal Italia itu.

"PSG senang bisa berada di sini, karena itu akan menjadi malam yang fantastis. Semua orang tahu peluang kami kecil untuk bisa melakukannya, tapi bagaimanapun kami punya peluang itu. Kami akan buktikan kami bisa bermain menghadapi tim yang fantastis. Kami akan memberikan semua kualitas yang kami punya, menyerang, bertahan, menjadi solid dan tangguh," tegasnya lagi di situs resmi UEFA.

Iniesta: Barca Bergantung pada Messi, tapi...

Barcelona - Andres Iniesta mengakui bahwa Barcelona bergantung pada sosok Lionel Messi. Namun, jikapun tak ada Messi, Andres Iniesta menilai masih ada banyak pemain Barca lainnya yang bisa menggantikan perannya.

Sudah bukan menjadi rahasia lagi apabila Messi adalah mesin gol utama Barca. Di La Liga, Messi sudah mencetak 43 gol sekaligus memuncaki daftar pencetak gol terbanyak. Sementara di Liga Champions, striker Argentina itu membukukan delapan gol atau yang terbanyak kedua.

Namun Messi mengalami cedera saat Barca melakoni leg pertama babak perempatfinal Liga Champions melawan Paris Saint-Germain sepekan lalu. Dia bahkan sudah absen saat Los Cules menjamu Mallorca di La Liga akhir pekan lalu.

Iniesta tak menampik bahwa Messi adalah pemain yang amat penting untuk timnya. Tapi gelandang internasional Spanyol itu tak terlalu khawatir jika Messi absen karena dia menilai Barca punya banyak pemain lain yang juga bisa diandalkan.

"Tidak diragukan lagi ada Messidependencia -- ketergantungan pada Messi -- dalam hal bahwa dia penting bagi kami. Dia adalah pemain kunci. Dia yang terbaik saat bermain," tutur Iniesta seperti dikutip Football Espana.

"Dan ada Messidependencia pada fakta bahwa dia memberi keuntungan bagi seluruh tim saat dia bermain. Ada Leo atau tidak, jelas mengubah segalanya. Tapi tim ini adalah yang kami miliki dan semua bisa bermain dan tampil di level tertingginya."

Messi masih diragukan untuk tampil di laga leg kedua perempatfinal melawan PSG di Camp Nou, Kamis (11/4/2013) dinihari WIB. Dengan atau tanpa Messi, Iniesta berharap Barca bisa lolos ke babak berikutnya.

"Kami akan lihat besok. Saya pikir kami akan selalu bermain dengan cara yang sama, siapapun yang bermain. Tapi dengan Leo, benar bahwa kami lebih ofensif," lanjut Iniesta.

"Semoga kami bisa tampil luar biasa dan lolos ke semifinal entah Leo bermain atau tidak," harap gelandang Barca itu.

Soal Messi, Barca Akan Tunggu Sampai Detik Terakhir

 
Barcelona - Meski kondisinya sudah membaik, belum ada kepastian apakah Lionel Messi akan bisa dimainkan saat Barcelona menjamu Paris Saint Germain. The Catalans akan menunggu hingga detik akhir untuk mengambil keputusan.

Messi mengalami cedera hamstring saat Barcelona bertamu ke PSG di leg pertama babak delapan besar Liga Champions pekan lalu. Sempat dikhawatirkan akan absen panjang, pihak Barca kemudian menyebut kalau pemain terbaik dunia itu punya peluang main di leg kedua.

Namun sekitar 24 jam sebelum kick off pertandingan tersebut, Barca masih belum bisa memberi konfirmasi apakah Messi akan bisa dimainkan. Dalam konferensi pers jelang pertandingan, asisten pelatih Jordi Roura menyebut kalau mereka akan menunggu hingga saat-saat terakhir untuk mengambil keputusan.

"Kami harus menunggu sampai malam ini dan besok untuk mengetahui soal Messi, Pedro dan Adriano. Feeling kami positif, tapi kami harus menunggu hingga sesi latihan sebelum mengambil keputusan," sahut Roura.

"Jika mereka bermain maka memang ada jaminan mereka bisa dimainkan. Tapi kami harus sabar dan menunggu hasil tes medis, yang sangat vital untuk mengambil keputusan final.

Messi mencetak satu gol saat Barcelona membawa pulang hasil imbang 2-2 dari Parc des Prince pekan lalu. Total di Liga Champions musim ini dia telah melesakkan delapan gol, tertinggal satu dari Cristiano Ronaldo yang sementara jadi top skorer.

Selasa, 09 April 2013

Xavi: Generasi Ini Akan Menangi Lebih Banyak Gelar

Barcelona - Xavi Hernandez menegaskan skuat Barcelona saat ini masih lapar dengan kesuksesan dan yakin mereka akan memenangi lebih banyak gelar hingga beberapa tahun ke depan.

Blaugrana mendominasi sepakbola Eropa di beberapa tahun belakangan tapi banyak yang menilai roda sukses skuat Tito Vilanova mendekati akhir menyusul hasil kurang memuaskan sepanjang Februari lalu.

Namun, mereka akhirnya bisa membungkam kritik dengan kembali ke penampilan terbaik dan Xavi tidak ragu sedikit pun Azulgrana akan terus memenangi titel.

"Saya pikir kami menjalani empat atau lima tahun luar biasa di mana Barcelona sangat, sangat bagus. Tapi, saya pikir masih ada beberapa laga tersisa di generasi ini dan kami akan menikmati sukses lebih jauh," ujar Xavi kepada laman resmi Uefa.

"Kami melakukannya dengan baik di liga dan dalam posisi bagus di Liga Champions. Kami sangat berarap ini bisa bekerja, dan bahkan untuk Tito Vilanova, karena dia pantas untuk semua yang telah diperjuangkan."

Xavi Pede Kunci Tiket Semi-Final

Barcelona - Xavi dalam kepercayaan diri tinggi jelang leg kedua perempat-final Liga Champions versus Paris Saint-Germain di Camp Nou, Rabu (10/4).

Agregat 2-2 yang dipetik Barca setelah tampil di Parc des Princes tengah pekan lalu yang menjadi motif keyakinan Xavi karena Blaugrana mengantongi keunggulan gol tandang. 
 
Meski demikian, Xavi menyerukan agar The Catalans tidak memandang sebelah mata tim yang diarsiteki Carlo Ancelotti.

"Kami optimistis, karena kami main di rumah dan tahu kami favorit, tapi PSG tim hebat. Tidak ada ikan kecil di sini, mereka tim besar," kata Xavi dalam laman resmi Uefa.

"Kami puas dengan leg pertama, karena mendapat hasil imbang 2-2 di laga tandang."

"Tapi, melihat kilas balik pertandingan itu meninggalkan rasa pahit, karena kami unggul 2-1 hingga menit ke-90 dan kemudian mereka menyeimbangkan skor dalam serangan terakhir di pertandingan. Itu tidak beruntung, tapi itu bukan hasil buruk - itu cukup baik."

Blaugrana tak akan diperkuat sejumlah bek reguler pada laga di Camp Nou nanti, namun Xavi yakin Barca memiliki kedalaman skuat mumpuni.

"Kami tengah berjuang dengan banyaknya cedera di belakang. Carles Puyol menjalani operasi, Eric Abidal kembali dari absen panjang, Adriano cedera, dan sekarang Javier Mascherano juga. Tapi, kami punua kualitas cukup di skuat untuk menggantikan mereka."

'Abidal Alami Keajaiban'

Barcelona - Bek Barcelona, Erik Abidal, bisa kembali merumput usai dinyatakan sembuh dari penyakit kanker hati. Pemain asal Prancis itu disebut mengalami satu keajaiban.

Pada Maret 2011, kabar buruk menghampiri Abidal. Dia divonis mengidap penyakit kanker hati.

Oleh karena penyakit itu, karier Abidal sebagai pesepakbola diprediksi bakal tamat. Kendati demikian, pemain yang kini menginjak usia 33 tahun itu tak menyerah.

Setelah berjuang selama dua tahun, Abidal akhirnya dinyatakan sembuh. Operasi transplantasi hati yang dia lakukan pada bulan Maret tahun lalu berjalan sukses.

Abidal yang sudah absen selama satu tahun, kembali bermain untuk Barca pada lanjutan La Liga, Minggu (7/4/2013), saat Los Cules mencukur Mallorca 5-0 dalam laga yang dihelat di Camp Nou. Dia masuk di menit ke-70, menggantikan Gerard Pique.

Dokter yang menangani Abidal, Juan Carlos Garcia-Valdecasas, menyatakan bahwa apa yang terjadi pada Abidal itu merupakan sebuah keajaiban.

"Ini adalah sebuah keajaiban, pada saat operasi kami mencoba untuk menyelamatkan nyawanya, tidak ada seorang pun yang berpikir dia akan pulih pada kondisi seperti ini," jelas Garcia-Valdecasas di Football Espana.

"Mampukah dia bermain untuk dua tahun lagi? Mungkin bisa, saya pikir jika semua berjalan bagus lalu dia bisa bermain untuk dua musim lagi," terangnya.

Senin, 08 April 2013

Lionel Messi Masih Jalani Rehabilitasi

Barcelona - Kans Lionel Messi tampil saat Barcelona menjamu Paris St Germain di Camp Nou pertengahan pekan ini terbilang kecil.

Sejauh ini, Messi masih menjalani perawatan atas cederanya dan belum ada indikasi positif yang bersangkutan akan pulih untuk laga tersebut.

"Messi melakukan fisioterapi dan pemulihan dengan melakukan latihan fisik di lapangan," Barcelona dalam pernyataan mereka.

Tidak dijelaskan lebih lanjut terkait kemungkinan Messi bisa tampil di leg kedua perempat-final Liga Champions nanti.

Messi sendiri mengalami cedera hamstring saat Barcelona menahan imbang PSG 2-2 di Paris minggu lalu. Dia juga harus digantikan di akhir laga.

Momen Spesial untuk Abidal

Barcelona - Eric Abidal akhirnya kembali tampil di dalam sebuah laga kompetitif untuk Barcelona. Sambutan riuh dalam sebuah pesta gol untuk Barca ikut mengiringi penampilannya.

Papan skor memperlihatkan kedudukan 5-0 untuk keunggulan Barca atas Real Mallorca ketika laga di Camp Nou, Minggu (7/4/2013), akan memasuki menit 70. Saat itu Abidal terlihat mulai bersiap di tepi lapangan.

Beberapa saat setelah menjabat tangan sang pelatih, Tito Vilanova, yang juga baru kembali ke Barca setelah mendapatkan proses pengobatan di New York, Abidal memejamkan mata selama beberapa saat di tepi lapangan. Penganut agama Islam berusia 33 tahun itu tampak memanjatkan doa dengan khusyuk.

Abidal, yang baru kali ini kembali memainkan partai kompetitif sejak mendapatkan ransplantasi hati pada bulan April tahun lalu, lantas masuk menggantikan Gerard Pique, yang sempat memeluknya erat, dengan disambut tepuk tangan publik Camp Nou.

Lama absen dari permainan kompetitif, performa pria asal Prancis itu memang terlihat masih jauh dari level penampilan terbaiknya. Tetapi penampilan ini sudah cukup untuk menunjukkan bahwa dirinya sama sekali belum habis dan masih bisa eksis.

Saat peluit akhir dibunyikan, ketika Barca menjadi pemenang dengan lima gol tanpa balas, Abidal pun serta-merta memperlihatkan kaus khusus bertuliskan sebuah kata-kata dalam bahasa Prancis, 'Merci mon cousin'. Ini adalah tanda terima kasih Abidal kepada sepupunya yang sudah menjadi donor dalam prosedur transplantasi hati.

"Ini adalah momen spesial buatku setelah absen setahun. Aku ingin berterima kasih kepada sepupuku karena tanpa dirinya aku takkan ada di sini hari ini. Ini adalah momen unik," kata Abidal di Reuters.

Cules Azulgrana. Diberdayakan oleh Blogger.